Pages

Terkelin Brahmana Masih Diunggulkan di Pilkada Karo

Wednesday, September 30, 2015

Terkelin Brahmana SH langsung action ke lapangan, begitu mendengar laharan Sinabung merusak fasilitas umum warga desa di lingkar Sinabung.
Kalangan masyarakat memprediksi pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Karo Terkelin Brahmana SH-Cory Sebayang masih diunggulkan di Pilkada 9 Desember 2015.

Namun jika ingin menang, pasangan ini tetap harus kerja ekstra. Sisa waktu tiga bulan sampai 9 Desember 2015, harus benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk merebut simpatik masyarakat.

“Dari penelusuran ke sejumlah warga tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Karo sejak beberapa hari belakangan sampai saat ini sosok Terkelin Brahmana yang dikenal apa adanya, low profile dan rendah hati masih jadi idola. Masyarakat Karo kebanyakan masih memfavoritkan incumbent sebagai pemenang pilkada serentak pada 9 Desember 2015 ini,” ujar Drs Joy Harlim Sinuhaji kepada wartawan, Minggu(6/9) di Berastagi.

Menurut mantan anggota DPRD Karo itu, selama 8 bulan definitif sebagai Bupati Karo, Terkelin Brahmana selalu berusaha dekat dengan masyarakatnya, mendengarlangsung aspirasi masyarakat. Rajin turun ke bawah, apalagi ke daerah lingkar Sinabung hampir setiap hari. Belum lagi bolak-balik ke Siosar, Kecamatan Merek.

“Bahkan rumah dinas Bupati Karo di Jalan Veteran Kabanjahe dijadikan sebagai posko utama penanggulangan bencana Sinabung selepas Kena Ukur Karo Jambi Surbakti dilengserkan. Terkelin tetap menempati rumah dinas Wakil Bupati Karo. Itu bukti kuat Terkelin Brahmana seorang pemimpin yang rendah hati, tidak pernah menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain, bicara yang santun dan beretika serta selalu mengedepankan kepentingan rakyat,” tambahnya.

Bukti lain, sejak Terkelin Brahmana menjabat Bupati Karo berbagai lapisan masyarakat diterimanya baik di kantor maupun di rumah dinas. Tidak pandang bulu, siapa pun datang pasti diluangkannya waktu untuk menerimanya. “Jarang ada bupati yang mau menerima masyarakat kapan saja,” ujar Joy yang akrab disapa Geng.

Bahkan sewaktu proses pencalonan Terkelin nyaris kehilangan perahu parpol akibat seluruh waktunya tercurah secara total ke pengungsi Sinabung. Satu-satunya balon Bupati Karo yang terakhir mendapatkan perahu adalah Terkelin Brahmana. Itu juga bukti bahwa Terkelin Brahmana tidak ambisius. Dia all out memperjuangkan segala keluh-kesah dan kepentingan para pengungsi ke pemerintah pusat.

Selain incumbent, Terkelin yang dulu berprofesi advokat di Jakarta, masih memiliki basis pendukung yang kuat di sejumlah kecamatan seperti Kabanjahe, Berastagi, Tiga Binanga, Tiga Panah, Dolat Rayat, Merek, Payung, dan Barusjahe. Apalagi secara politik, didukung dua partai politik besar (Gerindra 6 kursi dan Golkar 5 kursi).

Jadi wajar bila banyak orang masih memprediksi pertarungan politik tahun ini akan dimenangkan Terkelin Brahmana. Namun, dia mengingatkan bahwa sekalipun diunggulkan tidak serta merta Terkelin Brahmana jadi jaminan menang. Sebab politik itu dinamis. Peta kekuatan bisa berubah drastis. Sebab masih ada sisa waktu kurang lebih tiga bulan sebelum waktu pencoblosan.

“Bila pasangan lain mampu mengoptimalkan waktu tiga bulan ini untuk merebut hati rakyat, peta politik tentu berubah,” ulas Joy.

Kelemahan incumbent adalah bisa dievaluasi. Ketika banyak yang merasa tidak puas, masyarakat bisa langsung memberikan penilaian. “Di sinilah bedanya dengan kandidat lain (penantang-red), belum ada tolok ukurnya,” ucapnya.

Hal sama dikatakan akademisi dari Universitas Quality Berastagi Roy B Meliala SH MH. Menurutnya, secara umum peluang semua calon Bupati dan Wakil Bupati Karo tahun 2015 adalah sama, hanya saja incumbent Terkelin Brahmana punya kelebihan dan kesempatan untuk melakukan sosialisasi, sebagai public figure, tergantung bagaimana apresiasi di mata masyarakat.

Persepsi publik terhadap incumbent dan wakilnya masih sangat baik. Terkelin Brahmana dikenal dekat dengan rakyat di semua lapisan termasuk PNS membuat basis politik kultural atau tradisional akan tetap konsisten untuk memberikan dukungan suara kepada Terkelin dan wakilnya pada Pilkada 9 Desember mendatang.

“Apalagi wakilnya Qory Br Sebayang adalah satu-satunya calon wakil bupati dari kaum perempuan. Saya kira, dukungan merata di semua segmen, gender, usia, tingkat ekonomi, pendidikan, dan lain-lain juga ikut menjadi penentu,” ujarnya.

 

Most Reading

Tags

Sidebar One